Senin, 02 Januari 2017

BAHAN AJAR KLIMATOLOGI .ppt

Laporan : Tekhnik Budidaya Tanaman Hortikultura


A.  Pendahuluan
1.         Latar belakang
Persemaian (nursery) adalah suatu areal pemeliharaan bibit yang lokasinya tetap dan dibangun dengan peralatan yang rapi dan teratur yang berkaitan dengan penghutanan kembali areal tanah kosong yang rusak ataupun peruntukan lainnya. Fungsi persemaian adalah untuk memperoleh bibit yang bermutu tinggi dalam jumlah yang memadai dan tepat waktu untuk ditanam di lapangan.
Penanaman benih ke lapangan dapat dilakukan secara langsung (direct planting) dan secara tidak langsung yang berarti harus disemaikan terlebih dahulu di tempat persemaian. Penanaman secara langsung ke lapangan biasanya dilakukan apabila biji-biji (benih) tersebut berukuran besar dan jumlah persediaannya melimpah. Meskipun ukuran benih besar tetapi kalau jumlahnya terbatas, maka benih tersebut seyogyanya disemaikan terlebih dulu.

Pengadaan bibit/semai melalui persemaian yang dimulai sejak penaburan benih merupakan cara yang lebih menjamin keberhasilan penanaman di lapangan. Selain pengawasannya mudah, penggunaan benih-
 benih lebih dapat dihemat dan juga kualitas semai yang akan ditanam di lapangan lebih terjamin bila dibandingkan dengan cara menanam benih langsung di lapangan......

BAHAN KULIAH ILMU TAFSIR : TAFSIR DAN TAKWIL Al-QUR'AN

                Al-Qur'an seperti diyakini kaum muslim merupakan kitab hidayah, petunjuk bagi manusia dalam membedakan yang haq dengan yang batil. Dalam berbagai versinya Al-Qur'an sendiri menegaskan beberapa sifat dan ciri yang melekat dalam dirinya, di antaranya bersifat transformatif. Yaitu membawa misi perubahan untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan-kegelapan, Zhulumât (di bidang akidah, hukum, politik, ekonomi, sosial budaya dll) kepada sebuah cahaya, Nûr petunjuk ilahi untuk menciptakan kebahagiaan dan kesentosaan hidup manusia, dunia-akhirat. Dari prinsip yang diyakini kaum muslim inilah usaha-usaha manusia muslim dikerahkan untuk menggali format-format petunjuk yang dijanjikan bakal mendatangkan kebahagiaan bagi manusia. Nah dalam upaya penggalian prinsip dan nilai-nilai Qur'ani yang berdimensi keilahian dan kemanusiaan itulah penafsiran dihasilkan.


Makalah & Bahan Kuliah Ilmu Tafsir : Ayat ayat Mutasyabih dan Muhkam

                   Latar Belakang Penulisan

“Al-Qur’an memberikan kemungkian arti yang tak terbatas. Ayat- ayatnya selalu terbuka untuk interpretasi baru; tidak pernah pasti dan tertutup dalam interpretasi tunggal


“Dialah yang telah menurunkan Al-Qur’an kepadamu, diantaranya ada ayat-ayat Muhkamat yang merupakan induk dan lainnya Mutasyabihat. Adapun  orang-orang  yang  dalam  hatinya  condong  kepada   kesesatan,
maka mereka mengikuti ayat-ayat yang Mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah dan mencari-cari ta’wilnya1 padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya kecuali Allah. Dan orang yang mendalam ilmunya berkata,”Kami beriman kepada ayat-ayat yang  Mutasyabihat   semuanya

itu dari sisi Tuhan kami”...



Minggu, 01 Januari 2017

Bahan Kuliah Ilmu Tasir : Surah Makiah dan Madaniah

Perkembangan dan dinamika turunnya wahyu mendapatkan respon yang sangat beragam, begitu pula peristilahan-peristilahan yang muncul dari kajian terhadap al-Qur'an. Mulai dari istilah ayat, surat, asbabun nuzul, waqaf, washal dan lain sebagainya. Yang tak kalah menarik mengenai istilah yang disebutkan dalam studi al-Qur'an adalah Makki dan Madani. Ada juga yang menyebut dengan istilah Makkiyah dan Madaniyyah.1
Kata Makki dan Madani merupakan bagian dari terma yang ada dalam kajian al-Qur'an, yang dimaksudkan untuk memberikan  nama jenis surat/ayat dalam al-Qur'an. Keduanya lahir dari dua nama kota besar yang ada di Jazirah Arab, yaitu Makah dan Madinah. Selanjutnya dinisbahkan dengan isim sifat, yang ditandai dengan alamat ya’ nisbah, maka jadilah kata Makki dan Madani.
Surat Makiyah ialah wahyu yang turun kepada Muhammad sebelum hijrah, meskipun surat itu tidak turun di Makah. Sedangkan Madaniyah ialah surat/ayat yang turun kepada rasulullah setelah hijrah, walaupun surat atau ayat itu turun di Makah. Seperti yang turun pada



saat   fathu   Makkah   (penaklukan   kota   Makah),   waktu   haji   wada'
(perpisahan) atau dalam perjalanannya.2
Download Full Documen di sini
Sedangkan disebut ilmu Makki dan Madani, karena ia merupakan bagian dari disiplin ilmu-ilmu al-Qur’an (‘ulum al-Qur'an) yang sudah berdiri sendiri dan sitematis (mudawam) sebagai salah satu dari cabang- cabang ilmu lainnya.3 Ilmu ini mempunyai keunikan tersendiri, karena menerangkan dua fase (periode) penting turunnya ayat atau surat dalam al-Qur’an, yakni fase Makah dan fase Madinah begitu pula sebaliknya.4

Dengan demikian, yang dimaksud dengan ilmu Makki dan Madani adalah ilmu yang membahas ihwal bagian al-Qur'an–surat atau ayat–yang Makki dan bagian yang Madani, baik dari segi arti dan maknanya, cara- cara mengetahuinya, atau tanda masing-masing, maupun macam- macamnya. Sedangkan Makki dan Madani sendiri adalah bagian-bagian dari al-Qur'an, dimana ada sebagiannya termasuk Makki dan ada yang termasuk Madani. Akan tetapi dalam memberikan kriteria mana yang termasuk Makki dan mana yang termasuk Madani itu, atau di dalam mendefinisikan masing-masingnya, ada beberapa teori dan pendekatan, oleh karena terdapat perbedaan orientasi yang menjadi dasar tujuan masing-masing.

Sejarah Pengumpulan Al-Quran pada Masa Abu Bakar

Al-Qur‟an adalah kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw yang diberi pahala bagi orang yang membacanya. Sejak pewahyuannya hingga kini, al-


Qur‟an telah mengarungi sejarah panjang selama empat belas abad lebih. Diawali dengan penerimaan pesan ketuhanan al-Qur‟an oleh Nabi Muhammad, kemudian penyampaiannya kepada generasi pertama Islam yang telah menghafal dan merekamnya secara tertulis, hingga stabilitasi teks dan bacaannya yang mencapai kemajuan berarti pada abad ke-3 H/ 9 dan abad ke-4 H/ 10 serta berkulminasi dengan penerbitan edisi standar al-Qur‟an di Mesir pada 1342 H/ 1923, kitab suci kaum muslimin ini masih menyimpan sejumlah misteri dalam berbagai tahapan perjalanan kesejarahannya.

Bahan Ajar Hidrologi Kehutanan / Pertanian ppt

Klimatologi : Siklus Hidrologi


Bumi yang dihuni oleh manusia dan berbagai makhluk terdiri dari dua bagian yaitu bagian daratan dan bagian lautan. Lautan memiliki wilayah yang jauh lebih luas daripada wilayah daratan. Jika antara wilayah lautan dan wilayah daratan dibandingkan dalam bentuk persen, maka wilayah lautan sekitar 70% dan wilayah daratan hanya sekitar 30% dari seluruh wilayah permukaan bumi.

Dari data tersebut, terlihat bahwa sebagian besar wilayah bumi terdiri dari air. Di bumi terdapat tiga kelompok air yaitu air laut, air sungai, dan air limbah. Dalam kehidupan sehari-hari pun semua makhluk sangat membutuhkan air untuk kelangsungan hidupnya. Manusia membutuhkan air untuk berbagai kebutuhan seperti untuk minum, untuk mencuci, untuk mandi, dan berbagai kebutuhan lainnya. Hewan juga membutuhkan air untuk minum, bahkan hewan bisa mati karena kehausan jika tidak mendapatkan cukup air untuk kebutuhannya. Begitu pula tumbuhan, tumbuhan akan layu dan bahkan mati jika tidak mendapatkan air yang cukup.

Download full documen di sini
Sehingga, bisa dinyatakan bahwa air sangat penting bagi keberlangsungan hidup makhluk di muka bumi. Air yang ada di bumi tidak berubah dan cenderung tetap. Perubahan yang dialami air di bumi hanya terjadi pada sifat, bentuk, dan persebarannya. Air akan selalu mengalami perputaran dan perubahan bentuk selama siklus air tetap berlangsung. Air mengalami gerakan dan perubahan wujud secara berkelanjutan. Perubahan ini meliputi wujud cair, gas, dan padat. Air di alam dapat berupa air tanah, air permukaan, dan awan.


Siklus air yang terus menerus berlangsung di bumi disebut siklus hidrologi. Kunci utama dari keberlangsungan siklus ini secara terus menerus yaitu pemanasan air laut oleh sinar matahari. Sehingga, matahari pun sangat berperan penting dalam siklus hidrologi air ini.

pencemaran tanah akibat sampah plastik



Masalah kesehatan adalah suatu masalah yang sangat kompleks, yang saling berkaitan dan memberikan pengaruh satu sama lain, mulai dari keturunan, lingkungan, perilaku dan pelayanan kesehatan yang merupan faktor penentu status kesehatan seseorang. Status kesehatan akan tercapai secara optimal, apabila keempat faktor tersebut secara bersama-sama mempunyai kondisi yang optimal juga.
Perilaku kesehatan pada dasarnya adalah suatu respon seseorang terhadap stimulus yang berkaitan dengan sakit dan penyakit, sistem pelayanan kesehatan serta lingkungan. Perilaku menjaga kesehatan bagi manusia dapat dilihat dari perilaku terhadap kesehatan lingkungannya, yakni respon terhadap lingkungan sebagai diterminan kesehatan manusia. Perilaku menjaga kesehatan lingkungan salah satunya mecakup perilaku terhadap sampah dan pengelolaannya (Notoatmodjo,2003).
Sampah adalah sesuatu benda atau benda padat yang sudah tidak baik dipakai lagi oleh manusia, atau benda padat yang sudah digunakan lagi dalam suatu kegiatan manusia dan dibuang. Sampah erat kaitannya dengan kesehatan masyarakat, karena dari sampah tersebut akan hidup berbagai mikro organisme


2



penyebab penyakit, dan juga binatang serangga sebagai penyebar (vector) penyakit.

Sampah yang paling berbahaya adalah sampah anorganik, dimana sampah ini tidak dapat atau sulit untuk diurai. Salah satu sampah anorganik yang menjadi masalah adalah sampah plastik. Sampah plastik adalah salah satu jenis sampah yang digplongkan berdasarkan zat kimia yang terkandung di dalamnya. Sampah plastik merupakan jenis sampah an-organik yang umumnya tidak dapat membusuk. Bahan plastik merupakan bahan organik yang tidak bisa terurai oleh bakteri. Sampah plastik merupakan masalah yang sudah dianggap serius bagi pencemaran lingkungan, khususnya terhadap pencemaran tanah.

Penggunaan plastik memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, penggunaan plastik dilakukan hamper pada seluruh kegiatan masyarakat, namun penggunaan yang tidak terkontrol nantinya akan menimbulkan dampak negative bagi pencemaran lingkungan. Ribuan ton sampah plastik menjadi polutan yang mengancam pencemaran lingkungan di dunia. Dari data dunia pada tahun 2004, tingkat konsumsi plastik tertinggi di dunia adalah Eropa Barat (14,1 kg per kapita) dan Amerika Serikat (15,5 kg per kapita). Menurut data kelautan research foundation, ribuan ton sampah pelastik yang berasal dari AS dan Jepang mengapung di Samudera Pasifik, dimana sampah-sampah plastik ini telah membunuh ribuan ton ikan dan merusak biota laut. Ribuan ton sampah plastik menjadi polutan yang mengancam pencemaran lingkungan di dunia.

Jurnal Dampak sampah terhadap kesehatan lingkungan dan manusia

Lingkungan yang sehat, bersih dan indah merupakan dambaan setiap orang; tetapi untuk mewujudkannya diperlukan pemahaman dan komitmen dalam bertindak. Keinginan untuk mencapainya sangat sering dikumandangkan; baik oleh kelompok masyarakat maupun oleh lembaga pemerintah; tetapi seringkali hanya sebatas slogan belaka tanpa diiringi oleh upaya serius. Berbagai langkah telah diupayakan oleh pemerintah, tetapi tanpa dukungan secara sadar oleh anggota masyarakat, lingkungan yang sehat tidak akan pernah dapat terwujud; karena upaya ini harus dilakukan secara bersama-sama. Kesan bahwa masyarakat tidak perduli terhadap lingkungan, tercermin dari keadaan lingkungan yang dari waktu ke waktu memperlihatkan penurunan kualitas. Kondisi seperti ini terjadi karena lingkungan dicemari oleh berbagai bahan buangan (sampah/limbah), baik limbah rumah tangga maupun limbah industri.

LAPORAN KEUANGAN DAN ANALISA LAPORAN KEUANGAN

S
secara periodik, perusahaan selalu mengeluarkan laporan keuangan yang

dibuat  oleh bagian akunting dan diberikan kepada pihak-pihak yang

berkepentingan, misalnya pemerintah, kreditor, pemilik perusahaan dan

pihak manajemen sendiri.


Selanjutnya,  pihak-pihak  tersebut  akan  melakukan  pengolahan  data


dengan melakukan perhitungan lebih lanjut untuk mengetahui apakah perusahaan telah mencapai standar kinerja yang dipersyaratkan atau belum. Biasanya alat yang digunakan untuk mengukur standar pencapaian kinerja perusahaan adalah rasio keuangan. Tentu saja rasio keuangan yang digunakan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pihak tersebut.
Modul ini akan membahas mengenai Laporan keuangan dan analisa laporan keuangan yang akan dibagi menjadi 3 (tiga) kegiatan belajar, yang terdiri atas:
1)     Laporan Keuangan dan rasio Likuiditas dan Aktifitas

2)     Rasio Hutang, Rasio Profitabilitas dan Rasio Pasar

3)     Complete Ratio dan Pengguna Rasio Keuangan



KODE MK / STEKPI / BAB 2


Dengan mempelajari modul ini dengan baik dan benar, diharapkan Anda dapat memahami berbagai aspek tentang penilaian kinerja perusahaan dengan menggunakan analisa rasio keuangan.

Setelah mempelajari modul ini diharapkan anda dapat:

a.      Menjelaskan laporan keuangan dan rasio keuangan perusahaan

b.      Mengerti pihak-pihak yang menggunakan rasio keuangan dan bagaimana menggunakannya
c.      Menggunakan rasio keuangan untuk menganalisa kondisi likuiditas dan aktivitas perusahaan
d.     Mendiskusikan hubungan antara hutang – leverage – rasio hutang untuk menganalisa kondisi hutang perusahaan
e.      Menggunakan rasio untuk menganalisa profitabilitas dan nilai pasar


f.       Menerapkan analisa rasio secara menyeluruh untuk melihat kinerja perusahaan 



Link Download Full di sini

TEKNOLOGI BUDIDAYA KACANG PANJANG

Tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.) sudah lama dibudidayakan oleh orang Indonesia. Sebenarnya kacang panjang berasal dari India dan Afrika. Kemudian menyebar penanamanya ke daerah-daerah Asia Tropika hingga ke Indonesia.

Klasifikasi kacang panjang adalah sebagai berikut :

Divisi              : Spermatophyta

Kelas              : Angiospermae

Subkelas  : Dicotyledonae

Ordo               : Rosales

Famili             : Leguminoceae

Genus            : Vigna


Spesies          : Vigna sinensis

Download Full Makalah di sini

Ekonomi Islam : Makalah Fiqih Muamalah - Kafalah

.    Pengertian Al-Kafalah



Al-Kafalah secara etimologi memiliki tiga makna yaitu الضمان  (jaminan), الحمالة  (beban), dan الزعامة  (tanggungan), namun secara menyeluruh ketiga kata ini memiliki garis pengertian yaitu jaminan.

Secara terminologi, sebagaimana yang dinyatakan para ulama fikih selain Hanafi, bahwa kafalah adalah, "Menggabungkan dua tanggungan dalam permintaan dan hutang”. Definisi lain adalah, "Jaminan yang diberikan oleh penanggung (kafil) kepada pihak ketiga­ yaitu pihak yang memberikan hutang/kreditor (makful lahu) untuk memenuhi kewajiban pihak kedua yaitu pihak yang berhutang/debitoratau yang ditanggung (makful ‘anhu, ashil)”.

Download full Makalah 



MAKALAH PENANGANAN PASCAPANEN PADA UBI KAYU (Manihot esculenta)



                       

Download full Makalah Di sini
Di Indonesia, ubi kayu (Manihot esculenta) merupakan makanan pokok ke tiga setelah padi dan jagung. Sedangkan untuk konsumsi penduduk dunia, khususnya penduduk negara-negara tropis, tiap tahun diproduksi sekitar 300 juta ton ubi kayu. Produksi ubikayu di Indonesia sebagian besar dihasilkan di Jawa (56,6%), Propinsi Lampung (20,5%) dan propinsi lain di Indonesia (22,9%). Permasalahan umum pada pertanaman ubikayu adalah produktivitas dan pendapatan yang rendah. Rendahnya produktivitas disebabkan oleh belum diterapkannya teknologi budidaya ubikayu dengan benar baik pemupukan baik pupuk an-organik maupun organik (pupuk kandang). Konsumen Indonesia kini mulai menyadari akan pentingnya mengkonsumsi hasil pertnian yang sehat yaitu produk organic. Peluang inilah yang menjadi dorongan terwujudnya penerpan teknologi budidaya ubikayu dengan system organic. Teknik budidaya organik merupakan teknik budidaya yang aman, lestari dan mensejahterahkan petani dan konsumen. Bahan sisa hasil panen ataupun limbah organik lainnya harus dimanfaatkan atau dikembalikan lagi ke lahan pertanian agar lahan pertanian kita dapat lestari berproduksi sehingga sistem pertanian berkelanjutan dapat terwujud.
Latar belakang inilah yang mendorong dilakukannya pernerapan teknologi budidya ubi kayu dengan system organic. Kebutuhan pasar yang semakin meningkat, yang di pacu dengan trend positif dari produk pertanian organic dimasyarakat yang semakin diminati membuat diperlukannya kajian mendalam tentang system organic pada produk pertanian. Agar sistem yang dianggap mampu menjaga keberlanjutan pertanian Indonesia ini semakin berkembang  dan dampak positifnya agar semakin cepat bisa dirasakan terutama kelak untuk generasi muda kita.

ANALISIS USAHA PETERNAKAN KAMBING PE (Peranakan Etawa)

Peranakan Etawa

Download full Makalah Di sini
           Ternak kambing khususnya kambing Peranakan Etawa (PE), merupakan salah satu sumberdaya penghasil bahan makanan berupa daging dan susu yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi, dan penting artinya bagi masyarakat. Seiring hal tersebut peternakan kambing memiliki peluang yang cukup besar dengan semakin sadarnya masyarakat akan kebutuhan gizi yang perlu segera dipenuhi. Kambing perah merupakan komoditas baru di Indonesia yang kemungkinan memiliki prospek pengembangan yang baik. Walaupun belum terbukti secara Ilmiah, anggapan yang berkembang di masyarakat adalah bahwa susu kambing dapat menyembuhkan berbagai penyakit pernafasan, seperti asma dan TBC. Oleh karena itu permintaan cenderung semakin meningkat dan harga yang masih cukup tinggi. Di sisi lain kambing perah dapat berperan ganda sebagai peghasil susu dan daging. Dari kebutuhan investasi, usaha kambing pernah memerlukan investasi jauh lebih kecil dibandingkan dengan sapi perah dan disamping ini relatif lebih mudah dalam manajemen.
Kambing perah yang banyak dikembangkan di Indonesia umumya kambing peranakan Etawah (PE), yang umumnya masih lebih dominan sebagai sumber daging dibandingkan dengan sumber air susu. Susu kambing belum dikenal secara luas seperti susu sapi padahal memiliki komposisi kimia yang cukup baik (kandungan protein 4,3% dan lemak 2,8%) relatif lebih baik dibandingkan kandungan protein susu sapi dengan protein 3,8% dan lemak 5,0% (Sunarlim dkk, 1992). Disamping itu dibandingkan dengan susu sapi, susu kambing lebih mudah dicerna, karena ukuran molekul lemak susu kambing lebih kecil dan secara alamiah sudah berada dalam keadaan homogen (Sunarlim dkk, 1992) (Sinn, 1983).
                Produktivitas biologis kambing cukup tinggi, 8-28% lebih tinggi dibandingkan sapi  (Devendra, 1975). Jumlah anak per kelahiran (litter size) bervariasi 1 sampai dengan 3 ekor dengan tingkat produksi susu yang melebihi dari kebutuhan untuk anaknya, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai produk komersial dan tidak mengganggu proses reproduksinya. Biaya investasi usaha ternak kambing relatif rendah dan pemeliharaannya pun jauh lebih mudah dibanding sapi.
Pengembangan usaha kambing PE mempunyai peluang pasar yang cukup tinggi di Kabupaten tanah datar dan kabupaten limapuluh kota karena daya dukung kesesuaian iklim dan aksesibilitas ke berbagai daerah konsumen. Tingginya impor dan masih rendahnya produksi susu sapi dalam negeri, merupakan pasar yang perlu dijajagi.
                Dari aspek produksi daging, permintaan daging kambing di Indonesia maupun di dunia juga mengalami peningkatan pesat selama 10 tahun terakhir ini. Indonesia mengkonsumsi kambing sebagai salah satu sumber protein hewani yang utama setelah sapi dan ayam. Pasokan daging kambing relatif terbatas karena usaha peternakan kambing di Indonesia di dominasi oleh usaha rumah tangga dengan skala pemilikian 4 – 10 ekor.
Permintaan kambing untuk konsumsi khususnya seperti restaurant dan hotel-hotel masih dipenuhi oleh impor. Hal ini disebabkan daging kambing dalam negeri kurang sesuai untuk masakan yang dikehendaki oleh restaurant dan hotel tersebut.
Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Limapuluh Kota memiliki keunggulan komparatif dalam usaha peternakan kambing karena ketersediaan lahan luas diikuti oleh kemampuan penduduk dalam menangani ternak ini. Perkembangan teknologi dalam bidang peternakan yang pesat memungkinkan untuk mencapai produktivitas lebih dari yang ada pada saat ini.
Dalam suatu usaha peternakan sangat dibutuhkan analisa tentang usaha tersebut, karena suatu usaha akan dapat berjalalan dengan baik apabila usaha memiliki perhitungan finansial yang benar dan rinci.

 Biaya tetap yang diperlukan dalam pegembangan ternak kambing PE meliputi bangunan kandang, pembelian bibit betina dan jantan, sewa lahan, pembuatan gudang, dan lain-lain. Sedangkan biaya operasional yang diperlukan dan dikeluarkan setiap tahunnya mencangkup biaya replacement stock, pakan, obat, tenaga kerja, peralatan dan lain-lain dengan total kebutuhan pertahun.